Patrice Evra Tinggalkan MU, Dikarenakan Sikap Ed Woodward

Patrice Evra Tinggalkan MU, Dikarenakan Sikap Ed Woodward

Eks bek timnas Prancis berusia 38 tahun, Patrice Evra baru-baru ini mengaku ia ingin meninggalkan Manchester United, menurut pengakuannya tersebut dikarenakan, dikhianati oleh pria berusia 47 tahun, Ed Woodward.

Evra tercatat sudah memperkuat Setan Merah mulai tahun 2006. Lalu pada tahun 2014, ia hengkang dari Old Trafford.

Ia kemudian memutuskan untuk pindah ke Juventus. Ia bermain selama tiga musim di Serie A.

Evra kala itu hengkang dari United setelah dua bulan sebelumnya meneken kontrak baru. Hal itu mengundang tanda tanya dari berbagai pihak.

Dikhianati Woodward

Evra akhirnya buka suara dan mulai membeberkan apa yang sebenarnya terjadi saat itu yang membuatnya pergi dari United. Ia mengaku jika ia dikhianati oleh Woodward dan ia kecewa sampai akhirnya memutuskan hal tersebut.

“Sebelum akhir musim itu, Ed memberi tahu saya: ‘Patrice, Anda akan tinggal selama satu tahun lagi karena kami memiliki opsi dalam kontrak Anda,’ tetapi saya mengatakan kepadanya bahwa saya harus pergi karena alasan keluarga. Ia menjabat tangan saya dan berkata ia mengerti,” ungkapnya pada¬†Soccer AM.

“Kemudian pada bulan Mei saya makan malam di Dubai pada hari ulang tahun saya dan mendapat SMS dari agen saya. Ia mengatakan kepada saya untuk pergi ke suatu tempat yang tenang dan mengirimi saya pesan dengan pernyataan dari United yang mengatakan mereka senang untuk memperbarui kontrak saya untuk satu tahun lagi. Saya menjadi gila, saya benar-benar kecewa,” ungkapnya.

“Saya menelepon Ed dan menyumpahinya di telepon, bahkan mengancamnya. Ia mengatakan saya tidak bisa berbicara dengan direktur sepakbola seperti itu dan ia akan mendenda saya. Setelah itu Ryan Giggs menelepon dan berkata saya tidak bisa pergi begitu saja karena satu orang, tetapi itu memberi saya alasan untuk pergi. Saya sudah mengatakan kepada istri saya bahwa kami akan pergi, tetapi di dalam hati saya, saya tidak pernah benar-benar merasa bisa melakukannya. Itu memberi saya sedikit dorongan,” serunya.

Paham Alasan Woodward

Evra kemudian mengaku ia bisa memahami alasan Woodward mempertahankannya di Old Trafford. Namun yang membuatnya marah adalah ia tak menghubunginya sama sekali dan membuat keputusan sepihak. Padahal hal tersebut masih bisa di bicarakan dan Evra berharap adanya komunikasi tersebut tetapi entah apa yang di putuskan oleh Woodward membuat dirinya kecewa.

“Beberapa orang tidak akan mengerti mengapa Ed melakukannya tetapi saya mengerti. Dari para pemain senior saya adalah satu-satunya yang ingin ia pertahankan – bahkan David Moyes telah mengatakannya sebelum ia dipecat. Mereka mengatakan kepada [Rio] Ferdinand dan [Nemanja “Vidic, kami tidak membutuhkanmu lagi, tetapi di ruang ganti Anda membutuhkan seorang pemain berkarakter,” terangnya.

“Saya mengerti Ed, tapi saya tidak mengerti mengapa ia mengkhianati saya. Ia seharusnya menghubungi saya untuk memberikan penjelasan,” tegasnya.

Patrice Evra sendiri pun juga sebelumnya sudah mengumumkan ia pensiun karen di usianya yang juga sudah 38 tahun. Lalu sampai akhirnya klub terakhir yang ia bela adalah West Ham United.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *